Sukses adalah pencapaian dari suatu tindakan di dalam periode waktu atau parameter yang spesifik. Sukses juga bisa berarti penyelesaian tugas atau meraih tujuan. Sukses bisa diperluas kepada cakupan keseluruhan proyek atau dibatasi hanya untuk komponen tunggal dari poyek atau tugas. Ia bisa diraih di dalam lingkungan kerja, atau dalam kehidupan pribadi seorang individu. Contohnya, jika tujuan personal seorang individu adalah untuk diterima dalam karir baru, sukses bisa terjadi setelah individu tersebut telah diterima secara resmi di dalam tempat kerjanya yang baru.
Sukses juga bisa diartikan sebagai istilah sehari-hari yang digunakan untuk menjelaskan seseorang yang telah mencapai tujuan-tujuan personal, finansial atau karirnya. Ia juga bisa digunakan untuk menjelaskan seorang individu yang memiliki banyak objek (uang atau barang-barang keinginan lainnya) jika dibandingkan secara relatif dengan individu lainnya. Contohnya, seorang atlet profesional bisa disebut sebagai orang sukses.
Kebanyakan orang di planet ini merasa bahwa menjadi orang sukses adalah sesuatu hal yang bagus. Saat mereka berpikir tentang sukses, mereka biasanya berpikir soal manfaat material, kebahagiaan, dan pencapaian. Yang pasti, sukses bisa mencakup semua hal tersebut dan bahkan lebih banyak lagi.
Sukses secara personal bisa datang dalam banyak bentuk yang berbeda dan konsep anda tentang sukses bisa jadi tidak sama dengan konsep saya. Jika anda ingin menjadi orang sukses dalam kehidupan, maka hal pertama yang perlu anda lakukan adalah untuk meluangkan waktu untuk memutuskan secara tepat apa arti “sukses” menurut anda. Tidak peduli apa artinya bagi orang lain, apa artinya bagi anda?
Bagi beberapa orang, menjadi sukses adalah mampu menghasilkan banyak uang. Faktanya, orang-orang hanya mendasarkan keseluruhan konsep dari sukses hanya pada seberapa banyak uang yang dihasilkan oleh seseorang. Padahal faktanya banyak orang yang disebut sebagai orang sukses tidak merasa bahagia dengan kehidupan personal mereka.
Memiliki definisi personal tentang apa artinya sukses bagi anda, dan kemudian menetapkan tujuan secara tepat, adalah satu-satunya cara untuk membuat pencapaian anda benar-benar berarti. Mencari kesuksesan hanya berdasar kepada standar atau definisi orang lain mungkin akan membuat anda dipuji-puji oleh orang lain, tapi akankah itu membawa perasaan pencapaian personal bagi anda?
Jika anda ingin meraih kesuksesan dalam suatu level yang membuat anda merasa benar-benar puas, maka saya menyarankan anda untuk meluangkan waktu sekarang juga untuk menuliskan definisi personal anda tentang sukses.
Referensi:
http://advancedlifeskills.com/blog/what-is-success/
Showing posts with label Abjad S. Show all posts
Showing posts with label Abjad S. Show all posts
Wednesday, February 24, 2016
Thursday, February 18, 2016
Pengertian sikap
Sikap adalah tendensi untuk memberi respon secara positif atau negatif terhadap ide-ide, objek, orang, atau situasi tertentu. Sikap mempengaruhi pilihan seorang individu terhadap aksi, dan respon terhadap tantangan, insentif, dan penghargaan. Empat komponen utama dari sikap adalah (1) Afektif: emosi atau perasaan. (2) Kognitif: keyakinan atau opini yang dikeluarkan secara sadar. (3) Konatif: kecenderungan untuk bertindak. (4) Evaluatif: respon positif atau negatif terhadap stimuli.
Contoh sikap positif
Memiliki sikap positif, yang memilih untuk merespon terhadap situasi sulit dengan pola pikir yang produktif, bisa membawa banyak manfaat untuk anda. Sikap positif bisa merendahkan tingkat stres anda, yang mana bagus untuk kesehatan anda. Sikap positif juga bisa meningkatkan kualitas hubungan anda dengan orang lain, baik itu dalam bidang kehidupan pribadi maupun pekerjaan. Beberapa contoh sikap positif adalah:
- Harapan
Harapan adalah kemampuan untuk tetap berfokus kepada tujuan anda dan mengubah cara-cara jika diperlukan untuk sukses. Orang dengan sikap positif mampu untuk melihat melalui kesulitan yang sedang mereka alami dan percaya bahwa mereka dapat menemukan suatu cara untuk mengatasi kesulitan tersebut.
- Optimisme
Orang dengan sikap positif memperlihatkan optimisme, suatu kepercayaan terhadap hasil terbaik yang mungkin didapatkan dari keputusan atau tindakan yang mereka lakukan dan bahwa situasi negatif hanyalah sementara. Optimisme yang sehat adalah optimisme yang berlandaskan realitas; contohnya, seseorang tidak bisa melompat dari gedung tinggi dan merasa optimis bahwa ia bisa melawan hukum gravitasi.
- Daya tahan
Orang yang positif memperlihatkan daya tahan yang kuat, yaitu suatu kemampuan untuk “melenting kembali” dari situasi sulit. Daya tahan atau ketahanan memiliki tiga komponen sikap: komitmen, kendali, dan tantangan.
- Kepercayaan diri
Kepercayaan diri adalah suatu keyakinan bahwa anda bisa mempengaruhi hasil dari situasi tertentu. Orang yang memiliki sikap positif memiliki kepercayaan diri bahwa mereka bisa menghadapi berbagai macam tantangan dan percaya bahwa mengatasi tantangan adalah berada di dalam kendali mereka. Untuk meningkatkan kepercayaan diri anda, tempatkan diri anda pada situasi yang bisa anda kuasai, memecah tugas sulit menjadi beberapa bagian kecil, dan meniru perilaku orang lain yang telah meraih kesuksesan.
Referensi:
http://www.livestrong.com/article/166436-examples-of-a-positive-attitude/
Contoh sikap positif
Memiliki sikap positif, yang memilih untuk merespon terhadap situasi sulit dengan pola pikir yang produktif, bisa membawa banyak manfaat untuk anda. Sikap positif bisa merendahkan tingkat stres anda, yang mana bagus untuk kesehatan anda. Sikap positif juga bisa meningkatkan kualitas hubungan anda dengan orang lain, baik itu dalam bidang kehidupan pribadi maupun pekerjaan. Beberapa contoh sikap positif adalah:
- Harapan
Harapan adalah kemampuan untuk tetap berfokus kepada tujuan anda dan mengubah cara-cara jika diperlukan untuk sukses. Orang dengan sikap positif mampu untuk melihat melalui kesulitan yang sedang mereka alami dan percaya bahwa mereka dapat menemukan suatu cara untuk mengatasi kesulitan tersebut.
- Optimisme
Orang dengan sikap positif memperlihatkan optimisme, suatu kepercayaan terhadap hasil terbaik yang mungkin didapatkan dari keputusan atau tindakan yang mereka lakukan dan bahwa situasi negatif hanyalah sementara. Optimisme yang sehat adalah optimisme yang berlandaskan realitas; contohnya, seseorang tidak bisa melompat dari gedung tinggi dan merasa optimis bahwa ia bisa melawan hukum gravitasi.
- Daya tahan
Orang yang positif memperlihatkan daya tahan yang kuat, yaitu suatu kemampuan untuk “melenting kembali” dari situasi sulit. Daya tahan atau ketahanan memiliki tiga komponen sikap: komitmen, kendali, dan tantangan.
- Kepercayaan diri
Kepercayaan diri adalah suatu keyakinan bahwa anda bisa mempengaruhi hasil dari situasi tertentu. Orang yang memiliki sikap positif memiliki kepercayaan diri bahwa mereka bisa menghadapi berbagai macam tantangan dan percaya bahwa mengatasi tantangan adalah berada di dalam kendali mereka. Untuk meningkatkan kepercayaan diri anda, tempatkan diri anda pada situasi yang bisa anda kuasai, memecah tugas sulit menjadi beberapa bagian kecil, dan meniru perilaku orang lain yang telah meraih kesuksesan.
Referensi:
http://www.livestrong.com/article/166436-examples-of-a-positive-attitude/
Monday, February 15, 2016
Pengertian sistem moneter
Sistem moneter adalah seperangkat institusi yang mana pemerintah menyediakan uang dalam perekonomian suatu negara. Sistem moneter yang modern biasanya terdiri dari tempat pembuatan mata uang, bank sentral dan bank komersial.
Sistem uang komoditas
Sistem uang komoditas adalah suatu sistem moneter yang mana suatu komoditas seperti misalnya emas dibuat dan ditentukan nilainya dan secara fisik digunakan sebagai uang. Uang menjaga nilainya sendiri karena properti fisiknya. Dalam beberapa kasus, pemerintah mungkin memberi stempel terhadap koin metal dengan suatu wajah, nilai atau tanda yang mengindikasikan beratnya atau menerangkan kadar kemurniannya, tapi nilainya tetap sama meskipun koin tersebut dicairkan.
Uang yang didukung komoditas (uang representatif)
Satu langkah dari uang komoditas adalah uang yang didukung komoditas, atau disebut juga dengan uang representatif. Mata uang tidak memiliki nilai secara fisik (bahan pembuatnya), tapi bisa dipertukarkan dengan logam mulia seperti misalnya emas (ini dikenal sebagai standar emas). Ada juga bentuk lainnya, yaitu standar perak yang kurang begitu populer.
Uang fiat
Alternatif dari sistem uang komoditas adalah uang fiat, yang mana ditetapkan oleh bank sentral dan hukum pemerintah sebagai “legal tender” bahkan meskipun ia tidak memiliki nilai intrinsik. Secara tipikal, uang fiat adalah mata uang kertas atau koin berbasis metal, tapi ia bisa juga berwujud sebagai data seperti misalnya saldo rekening bank dan catatan pembelian dari kartu kredit atau kartu debit. Sistem moneter global sekarang ini pada dasarnya adalah sistem fiat karena orang-orang bisa menggunakan saldo rekening bank untuk membeli barang.
Di dalam perekonomian modern, kebanyakan uang disimpan dalam bentuk deposit di bank, dan sisanya yang mewujud sebagai mata uang (kertas dan koin) secara relatif adalah sedikit. Uang kebanyakan diciptakan, berlawanan dengan apa yang tertulis dalam kebanyakan buku teks, oleh bank saat mereka memberi pinjaman kepada nasabah.
Di masa-masa normal, bank sentral tidak mengatur jumlah uang dalam peredaran. Meskipun bank komersial menciptakan uang melalui pinjaman, mereka tidak bisa melakukannya secara bebas tanpa batasan. Bank-bank dibatasi dalam hal berapa banyak mereka bisa memberi pinjaman jika mereka ingin tetap menguntungkan dalam sistem perbankan yang kompetitif.
Sistem uang komoditas
Sistem uang komoditas adalah suatu sistem moneter yang mana suatu komoditas seperti misalnya emas dibuat dan ditentukan nilainya dan secara fisik digunakan sebagai uang. Uang menjaga nilainya sendiri karena properti fisiknya. Dalam beberapa kasus, pemerintah mungkin memberi stempel terhadap koin metal dengan suatu wajah, nilai atau tanda yang mengindikasikan beratnya atau menerangkan kadar kemurniannya, tapi nilainya tetap sama meskipun koin tersebut dicairkan.
Uang yang didukung komoditas (uang representatif)
Satu langkah dari uang komoditas adalah uang yang didukung komoditas, atau disebut juga dengan uang representatif. Mata uang tidak memiliki nilai secara fisik (bahan pembuatnya), tapi bisa dipertukarkan dengan logam mulia seperti misalnya emas (ini dikenal sebagai standar emas). Ada juga bentuk lainnya, yaitu standar perak yang kurang begitu populer.
Uang fiat
Alternatif dari sistem uang komoditas adalah uang fiat, yang mana ditetapkan oleh bank sentral dan hukum pemerintah sebagai “legal tender” bahkan meskipun ia tidak memiliki nilai intrinsik. Secara tipikal, uang fiat adalah mata uang kertas atau koin berbasis metal, tapi ia bisa juga berwujud sebagai data seperti misalnya saldo rekening bank dan catatan pembelian dari kartu kredit atau kartu debit. Sistem moneter global sekarang ini pada dasarnya adalah sistem fiat karena orang-orang bisa menggunakan saldo rekening bank untuk membeli barang.
Di dalam perekonomian modern, kebanyakan uang disimpan dalam bentuk deposit di bank, dan sisanya yang mewujud sebagai mata uang (kertas dan koin) secara relatif adalah sedikit. Uang kebanyakan diciptakan, berlawanan dengan apa yang tertulis dalam kebanyakan buku teks, oleh bank saat mereka memberi pinjaman kepada nasabah.
Di masa-masa normal, bank sentral tidak mengatur jumlah uang dalam peredaran. Meskipun bank komersial menciptakan uang melalui pinjaman, mereka tidak bisa melakukannya secara bebas tanpa batasan. Bank-bank dibatasi dalam hal berapa banyak mereka bisa memberi pinjaman jika mereka ingin tetap menguntungkan dalam sistem perbankan yang kompetitif.
Sunday, February 14, 2016
Pengertian suku bunga
Suku bunga adalah suatu nilai yang mana bunga dibayarkan oleh penerima pinjaman (debitor) untuk penggunaan uang yang mereka pinjam dari pemberi pinjaman (kreditor). Suku bunga secara normal dinyatakan sebagai suatu persentase dari prinsipal untuk periode waktu satu tahun, kadang-kadang mereka dinyatakan untuk periode waktu yang berbeda seperti misalnya satu bulan atau satu hari. Suku bunga yang berbeda terdapat secara paralel untuk periode waktu yang sama atau dapat disamakan, bergantung kepada probabilitas gagal bayar dari si penerima pinjaman, jangka waktu sisa, mata uang pembayaran, dan banyak lagi determinan dari suatu pinjaman atau kredit. Contohnya, sebuah perusahaan meminjam modal dari bank untuk membeli aset baru untuk bisnisnya, dan sebagai balasannya si pemberi pinjaman menerima hak terhadap aset baru tersebut sebagai jaminan dan bunga pada tingkat suku bunga yang telah ditentukan. Balasan tersebut diterima oleh bank sebagai balas jasa untuk menunda penggunaan dari dana tersebut dan lebih memilih untuk meminjamkannya kepada si penerima pinjaman.
Alasan-alasan terjadinya perubahan tingkat suku bunga
- Keuntungan politik jangka pendek: Menurunkan suku bunga bisa memberi perekonomian suatu lonjakan jangka pendek. Di bawah kondisi normal, kebanyakan ekonom berpikir bahwa pemotongan suku bunga hanya akan memberi keuntungan jangka pendek dalam aktivitas ekonomi yang akan segera ditelan oleh inflasi. Lonjakan cepat tersebut bisa mempengaruhi pemilihan umum. Kebanyakan ekonom menyarankan kepada bank sentral untuk membatasi pengaruh politik dalam penentuan suku bunga.
- Penundaan konsumsi: Saat uang dipinjamkan, si pemberi pinjaman menunda pembelanjaan uang pada barang-barang konsumsi.
- Ekspektasi penyebab inflasi: Kebanyakan perekonomian secara umum mempertunjukkan inflasi, yang berarti sejumlah uang tertentu hanya bisa membeli barang yang lebih sedikit di masa depan dibanding sekarang. Si penerima pinjaman butuh untuk mengkompensasi si pemberi pinjaman untuk hal ini.
- Investasi alternatif: Si pemberi pinjaman memiliki pilihan untuk menggunakan uangnya dalam investasi yang berbeda. Jika dia memilih salah satu, dia menolak hasil investasi dari yang lainnya.
- Resiko investasi: Akan selalu ada resiko bahwa si penerima pinjaman akan bangkrut, melarikan diri, mati, atau membatalkan pinjaman. Ini berarti bahwa si pemberi pinjaman membebankan suku bunga sebagai perlindungan terhadap resiko.
- Preferensi likuiditas: Orang-orang lebih memilih untuk memiliki sumber daya yang tersedia setiap saat dalam suatu bentuk yang bisa secara segera dipertukarkan, dibanding suatu bentuk yang membutuhkan waktu lama untuk direalisasikan.
- Pajak: Karena hasil dari bunga bisa saja dikenakan pajak, maka si pemberi pinjaman memaksakan tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk menutupi kerugian tersebut.
- Bank: Bank bisa mengubah tingkat suku bunga dengan tujuan untuk memperlambat atau mempercepat perekonomian. Ini bisa diwujudkan dengan menaikkan suku bunga untuk memperlambat perekonomian, atau menurunkan suku bunga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
- Perekonomian: Suku bunga bisa berfluktuasi sesuai dengan status dari perekonomian. Secara umum bisa ditemukan bahwa jika perekonomian kuat maka suku bunga akan tinggi, dan jika perekonomian lemah maka suku bunga akan rendah.
Alasan-alasan terjadinya perubahan tingkat suku bunga
- Keuntungan politik jangka pendek: Menurunkan suku bunga bisa memberi perekonomian suatu lonjakan jangka pendek. Di bawah kondisi normal, kebanyakan ekonom berpikir bahwa pemotongan suku bunga hanya akan memberi keuntungan jangka pendek dalam aktivitas ekonomi yang akan segera ditelan oleh inflasi. Lonjakan cepat tersebut bisa mempengaruhi pemilihan umum. Kebanyakan ekonom menyarankan kepada bank sentral untuk membatasi pengaruh politik dalam penentuan suku bunga.
- Penundaan konsumsi: Saat uang dipinjamkan, si pemberi pinjaman menunda pembelanjaan uang pada barang-barang konsumsi.
- Ekspektasi penyebab inflasi: Kebanyakan perekonomian secara umum mempertunjukkan inflasi, yang berarti sejumlah uang tertentu hanya bisa membeli barang yang lebih sedikit di masa depan dibanding sekarang. Si penerima pinjaman butuh untuk mengkompensasi si pemberi pinjaman untuk hal ini.
- Investasi alternatif: Si pemberi pinjaman memiliki pilihan untuk menggunakan uangnya dalam investasi yang berbeda. Jika dia memilih salah satu, dia menolak hasil investasi dari yang lainnya.
- Resiko investasi: Akan selalu ada resiko bahwa si penerima pinjaman akan bangkrut, melarikan diri, mati, atau membatalkan pinjaman. Ini berarti bahwa si pemberi pinjaman membebankan suku bunga sebagai perlindungan terhadap resiko.
- Preferensi likuiditas: Orang-orang lebih memilih untuk memiliki sumber daya yang tersedia setiap saat dalam suatu bentuk yang bisa secara segera dipertukarkan, dibanding suatu bentuk yang membutuhkan waktu lama untuk direalisasikan.
- Pajak: Karena hasil dari bunga bisa saja dikenakan pajak, maka si pemberi pinjaman memaksakan tingkat suku bunga yang lebih tinggi untuk menutupi kerugian tersebut.
- Bank: Bank bisa mengubah tingkat suku bunga dengan tujuan untuk memperlambat atau mempercepat perekonomian. Ini bisa diwujudkan dengan menaikkan suku bunga untuk memperlambat perekonomian, atau menurunkan suku bunga untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi.
- Perekonomian: Suku bunga bisa berfluktuasi sesuai dengan status dari perekonomian. Secara umum bisa ditemukan bahwa jika perekonomian kuat maka suku bunga akan tinggi, dan jika perekonomian lemah maka suku bunga akan rendah.
Friday, February 12, 2016
Pengertian siklus bisnis
Siklus bisnis atau siklus ekonomi adalah pergerakan menurun dan menaik dari Produk Domestik Bruto (PDB) di sekitar tren pertumbuhan jangka panjangnya. Fluktuasi ini secara tipikal meliputi pergeseran sepanjang waktu antara periode pertumbuhan ekonomi yang relatif pesat (ekspansi atau boom), dan periode dari stagnasi relatif atau penurunan (kontraksi atau resesi). Jadi, suatu siklus bisnis adalah periode waktu yang mengandung kenaikan dan penurunan yang berturut-turut.
Siklus bisnis biasanya diukur dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan dari produk domestik bruto yang riil. Meskipun disebut sebagai siklus, fluktuasi ini dalam aktivitas ekonomi dapat terbukti tidak bisa diprediksi. Siklus boom dan bust menunjukkan ekspansi terjadi secara pesat dan kontraksi terjadi secara tajam.
Siklus bisnis adalah tipe fluktuasi yang ditemukan dalam kegiatan ekonomi negara secara agregat yang mengatur kegiatan mereka utamanya dalam institusi bisnis: suatu siklus yang termasuk ekspansi yang terjadi pada waktu bersamaan dalam banyak kegiatan ekonomi, diikuti oleh resesi yang sama secara umum, kontraksi dan pemulihan kembali yang bergabung ke dalam fase ekspansi dari siklus berikutnya. Dalam hal durasi, siklus bisnis bervariasi dari mulai lebih dari setahun sampai kepada sepuluh atau dua belas tahun.
Siklus bisnis bukan hanya fluktuasi dalam aktivitas ekonomi agregat. Fitur utama yang membedakan mereka dengan variasi musiman atau jangka pendek lainnya adalah bahwa fluktuasinya secara umum tersebar pada segala aspek ekonomi – industri, transaksi komersial, dan finansial. Ekonomi dari dunia barat adalah suatu sistem dari bagian-bagian yang saling berkaitan secara erat. Dia yang ingin memahami siklus bisnis harus menguasai cara kerja dari suatu sistem ekonomi yang teratur secara luas dalam suatu jaringan usaha bebas yang mengejar keuntungan. Masalah dari bagaimana siklus bisnis terbentuk adalah terpisah dari masalah bagaimana ekonomi kapitalis berfungsi.
Dalam tahun-tahun belakangan ini, teori ekonomi telah bergerak menuju pembelajaran fluktuasi ekonomi dibanding kepada suatu siklus bisnis, meskipun beberapa ekonom menggunakan frase ‘siklus bisnis’ sebagai cara singkat yang nyaman. Menyebut siklus bisnis sebagai suatu siklus sebenarnya kurang tepat, karena siklus bisnis memiliki sifat yang tidak melingkar.
Siklus bisnis biasanya diukur dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan dari produk domestik bruto yang riil. Meskipun disebut sebagai siklus, fluktuasi ini dalam aktivitas ekonomi dapat terbukti tidak bisa diprediksi. Siklus boom dan bust menunjukkan ekspansi terjadi secara pesat dan kontraksi terjadi secara tajam.
Siklus bisnis adalah tipe fluktuasi yang ditemukan dalam kegiatan ekonomi negara secara agregat yang mengatur kegiatan mereka utamanya dalam institusi bisnis: suatu siklus yang termasuk ekspansi yang terjadi pada waktu bersamaan dalam banyak kegiatan ekonomi, diikuti oleh resesi yang sama secara umum, kontraksi dan pemulihan kembali yang bergabung ke dalam fase ekspansi dari siklus berikutnya. Dalam hal durasi, siklus bisnis bervariasi dari mulai lebih dari setahun sampai kepada sepuluh atau dua belas tahun.
Siklus bisnis bukan hanya fluktuasi dalam aktivitas ekonomi agregat. Fitur utama yang membedakan mereka dengan variasi musiman atau jangka pendek lainnya adalah bahwa fluktuasinya secara umum tersebar pada segala aspek ekonomi – industri, transaksi komersial, dan finansial. Ekonomi dari dunia barat adalah suatu sistem dari bagian-bagian yang saling berkaitan secara erat. Dia yang ingin memahami siklus bisnis harus menguasai cara kerja dari suatu sistem ekonomi yang teratur secara luas dalam suatu jaringan usaha bebas yang mengejar keuntungan. Masalah dari bagaimana siklus bisnis terbentuk adalah terpisah dari masalah bagaimana ekonomi kapitalis berfungsi.
Dalam tahun-tahun belakangan ini, teori ekonomi telah bergerak menuju pembelajaran fluktuasi ekonomi dibanding kepada suatu siklus bisnis, meskipun beberapa ekonom menggunakan frase ‘siklus bisnis’ sebagai cara singkat yang nyaman. Menyebut siklus bisnis sebagai suatu siklus sebenarnya kurang tepat, karena siklus bisnis memiliki sifat yang tidak melingkar.
Subscribe to:
Posts (Atom)